Ketegangan antara Barcelona dan Atletico Madrid rupanya belum juga reda. Kali ini bukan soal hasil pertandingan, melainkan urusan di luar lapangan yang justru bisa berdampak serius bagi kedua klub: dugaan pendekatan tidak sah terhadap Julian Alvarez.

Atletico Madrid resmi melaporkan Barcelona ke FIFA dan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF). Laporan itu kini bukan sekadar surat pengaduan biasa, melainkan sudah masuk ke tahap tindak lanjut resmi. Kedua otoritas sepakbola tersebut disebut telah mengirimkan pemberitahuan langsung kepada Barcelona.

Barcelona Diminta Menjawab dalam Hitungan Hari

Menurut laporan beIN Sport, Barcelona sudah menerima informasi resmi soal komplain yang diajukan Atletico. RFEF pun meminta klub asal Catalan itu untuk memberi tanggapan dalam waktu dekat. Jika Barcelona memilih diam, proses disiplin akan berjalan untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran dalam kasus ini.

Bermula dari Januari, Berlanjut ke Babak Baru

Sebenarnya, ini bukan laporan pertama. Atletico sudah lebih dulu mengadu ke FIFA dan RFEF pada akhir Januari lalu. Saat itu, mereka menuding Barcelona berupaya membajak Alvarez untuk pindah ke Camp Nou.

Nama Alvarez memang sempat santer disebut sebagai target utama Barcelona. Rumor ini membuat Atletico geram, karena mereka menilai situasi tersebut bisa mengacaukan hubungan klub dengan pemain, sekaligus mengganggu kepastian kontrak yang sudah berjalan.

Kontrak Masih Panjang, Atletico Tak Berniat Lepas Alvarez

Atletico dengan tegas menyatakan tidak ada rencana melepas Alvarez. Kontrak sang pemain pun masih mengikat hingga 2030 — durasi yang terbilang panjang untuk ukuran pemain bintang. Bagi Atletico, hal ini menjadi dasar kuat untuk menilai pendekatan Barcelona sebagai langkah yang tidak pada tempatnya.

Situasi makin memanas ketika Atletico melempar sindiran ke Barcelona lewat media sosial. Mereka menuding Barcelona mendekati Alvarez dengan cara yang dinilai tidak etis.

Ucapan Alvarez di Piala Dunia Jadi Pemicu Baru

Ketegangan bertambah setelah Alvarez sendiri buka suara. Saat tampil di Piala Dunia 2026 bulan lalu, ia sempat menyampaikan secara terbuka keinginannya untuk meninggalkan Atletico. Pernyataan itu rupanya menjadi pemantik utama yang membuat Atletico akhirnya mengambil langkah formal: melaporkan Barcelona ke FIFA dan RFEF.

Barcelona Angkat Bicara, Bantah Semua Tudingan

Barcelona tidak tinggal diam. Klub itu membantah keras tuduhan bahwa mereka mendekati Alvarez dengan cara tidak etis. Barcelona menegaskan tidak pernah memaksa pemain mana pun untuk hengkang dari klubnya.

Mereka juga menjelaskan bahwa ketertarikan terhadap Alvarez sebenarnya bukan hal baru. Menurut Barcelona, minat itu sudah muncul sejak Alvarez masih membela River Plate, jauh sebelum ia berkostum Atletico.

Dengan adanya tenggat waktu untuk memberikan tanggapan, kasus ini berpotensi berlanjut ke tahap pemeriksaan disiplin yang lebih formal. Bagi kedua klub, hasil akhir dari proses ini bukan sekadar soal reputasi, tetapi juga menyangkut kepatuhan terhadap regulasi transfer pemain — sesuatu yang bisa memengaruhi langkah mereka di bursa transfer mendatang.