Ada kalimat yang sering diucapkan orang di dunia sepak bola: waktu bisa mengubah segalanya, termasuk keputusan yang sudah lama terkatung-katung. Itulah yang tampaknya sedang terjadi pada rencana Real Madrid memboyong Rodri, gelandang bertahan Manchester City. Setelah nyaris setahun berjalan di tempat, proses perekrutan ini disebut-sebut mulai bergerak maju secara nyata.

Kabar terbaru menyebutkan manajemen Los Blancos akhirnya memberikan restu agar pembicaraan soal transfer ini didorong ke tahap yang lebih serius. Bukan sekadar wacana atau rumor musiman, melainkan langkah konkret menuju kesepakatan.

Pertemuan Penentu dalam Waktu Dekat

Menurut laporan yang beredar, perwakilan Real Madrid dan Manchester City dijadwalkan duduk satu meja pada Kamis, 30 Juli 2026. Agenda utamanya jelas: membicarakan angka transfer dan bagaimana skema pembayarannya nanti disusun.

Pertemuan ini disebut sebagai titik krusial. Sebab, selama ini nama Rodri memang terus-menerus dikaitkan dengan Madrid, namun pembicaraan tak pernah benar-benar berkembang menjadi negosiasi serius. Situasinya berubah setelah Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, dikabarkan memberi lampu hijau untuk mengejar pemain asal Spanyol tersebut.

Dari Ragu-Ragu Menjadi Yakin

Menariknya, sikap Madrid terhadap Rodri sempat tidak konsisten. Menjelang dan di awal Piala Dunia 2026, klub ini disebut masih menyimpan keraguan. Usia Rodri yang sudah menginjak 30 tahun, kondisi fisiknya, hingga pertimbangan nilai investasi jadi alasan mengapa Madrid tak buru-buru mengambil keputusan.

Namun pandangan itu berubah drastis begitu Rodri menunjukkan performanya bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia. Ia kembali memperlihatkan kualitas yang membuatnya dijuluki salah satu gelandang terbaik dunia: kemampuan mengatur ritme permainan, menjaga keseimbangan tim, dan menjadi tumpuan lini tengah La Furia Roja hingga akhirnya mengantar Spanyol menjuarai Piala Dunia untuk kedua kalinya.

Puncaknya, Rodri dinobatkan sebagai peraih Bola Emas Piala Dunia 2026, penghargaan untuk pemain terbaik turnamen. Pencapaian ini seolah menjadi bukti bahwa masalah kebugaran yang sempat menghantuinya kini sudah benar-benar teratasi.

Mourinho Turut Mendorong Perekrutan

Bukan hanya soal performa di lapangan, dukungan dari sang pelatih pun disebut menjadi faktor penting. José Mourinho, arsitek Real Madrid saat ini, dikabarkan mendukung penuh langkah mendatangkan Rodri.

Bagi Mourinho, Rodri bukan sekadar gelandang bertahan biasa. Ia membawa unsur kepemimpinan, kemampuan mengontrol tempo permainan, dan pengalaman yang matang di lini tengah — kombinasi yang dinilai pas dengan kebutuhan skuad Madrid saat ini. Dalam bayangan taktik Mourinho, Rodri bisa menjadi poros utama yang menghubungkan lini pertahanan dengan lini serang.

Angka yang Masih Jadi Ganjalan

Meski komunikasi antarklub sudah terjalin, urusan harga tetap menjadi titik tarik-menarik paling alot. Manchester City dikabarkan bersedia melepas Rodri dengan tawaran di atas 50 juta euro, dan kesepakatan diperkirakan bisa terjadi di kisaran 60 juta euro.

Di sisi lain, Real Madrid disebut optimistis bisa mendapatkan Rodri dengan nilai sekitar US$ 46 juta hingga US$ 58 juta. Angka ini jauh lebih rendah dibanding tuntutan awal City yang sempat disebut mencapai sekitar 100 juta euro.

Jika ditambah dengan komponen gaji pemain, total investasi yang harus dikeluarkan Madrid untuk mendatangkan Rodri diperkirakan mendekati US$ 116 juta — angka yang cukup besar, namun dianggap sepadan mengingat kualitas dan rekam jejak sang pemain.

Kontrak yang Tinggal Setahun Jadi Faktor Penekan

Ada satu hal yang membuat posisi Manchester City semakin terjepit dalam negosiasi ini: kontrak Rodri hanya tersisa hingga 30 Juni 2027. Artinya, jika Rodri tidak mau memperpanjang kontrak, City berisiko kehilangan pemainnya secara cuma-cuma pada musim panas berikutnya.

Meski begitu, City sejatinya masih ingin mempertahankan Rodri. Namun jika sang pemain menegaskan keinginannya untuk pindah dan menolak tawaran kontrak baru, klub kemungkinan besar akan mempertimbangkan opsi menjualnya pada bursa transfer kali ini, ketimbang kehilangan dia tanpa kompensasi sepeser pun.

Hati Rodri Disebut Sudah Condong ke Madrid

Di luar negosiasi angka antarklub, satu hal yang disebut tidak menjadi masalah adalah kesepakatan pribadi dengan Rodri. Pemain bernama lengkap Rodrigo Hernández Cascante ini dikabarkan memang menjadikan Real Madrid sebagai tujuan utamanya apabila memutuskan kembali bermain di Liga Spanyol.

Bahkan, Rodri disebut telah menolak pendekatan dari Paris Saint-Germain pada tahap akhir negosiasi. Ia juga belum memberikan jawaban atas sejumlah tawaran perpanjangan kontrak yang diajukan Manchester City — sinyal yang bisa dibaca sebagai ketertarikannya pada opsi lain.

Efek Domino ke Skuad Madrid

Jika transfer ini benar-benar terwujud, Real Madrid kemungkinan perlu melakukan penyesuaian pada komposisi skuadnya. Mourinho disebut kini memiliki jumlah pemain tengah yang melebihi slot yang tersedia di posisi tersebut.

Konsekuensinya, Madrid mungkin perlu melepas atau meminjamkan salah satu gelandangnya. Langkah ini bukan hanya soal menyeimbangkan skuad, tetapi juga strategi untuk mengurangi beban gaji klub di tengah investasi besar yang tengah disiapkan untuk mendatangkan Rodri.

Dengan pertemuan penting yang akan digelar dalam waktu dekat, publik sepak bola kini menanti apakah kabar ini akan benar-benar berujung pada kesepakatan, atau justru kembali menemui jalan buntu seperti yang terjadi selama hampir setahun terakhir.