Kemenangan besar tak selalu berarti tanpa catatan. Itulah yang disampaikan gelandang Timnas Indonesia, Marc Klok, usai timnya menggulung Kamboja dengan skor 5-1 pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026. Baginya, skor tersebut sebenarnya bisa jauh lebih besar jika sejumlah peluang emas berhasil dikonversi menjadi gol.

Klok menegaskan, pandangannya ini bukan bentuk meremehkan hasil positif yang sudah dikantongi tim. Ia justru melihatnya sebagai bahan evaluasi soal efektivitas serangan Garuda di depan gawang lawan. Menurutnya, untuk laga pembuka dengan target utama tiga poin, hasil yang didapat sudah pantas diapresiasi.

Peluang yang Terbuang Masih Bisa Dimaksimalkan

Menurut Klok, jika timnya lebih tajam dalam penyelesaian akhir, jumlah gol yang tercipta bisa bertambah signifikan. Ia bahkan menyebut potensi skor yang jauh lebih tinggi dari catatan akhir pertandingan.

"Saya pikir kalau kita kritik, kita bisa cetak lebih (banyak gol). Hari ini mungkin tujuh, delapan, tetapi oke, untuk tiga poin pertama, match pertama, cukup puas," ujar Klok, Senin (27/7/2026).

Ia menilai kemenangan ini sebagai modal awal yang solid, sekaligus pengingat bahwa masih ada ruang perbaikan menjelang laga-laga berikutnya di Piala AFF 2026.

Soliditas Tim Jadi Sorotan Klok

Selain membahas hasil pertandingan, Klok juga menyoroti perkembangan kualitas skuad Garuda secara keseluruhan. Ia mengaku bangga melihat kekompakan tim, baik dari sisi individu pemain maupun kerja sama kolektif di lapangan.

"Saya bangga, saya percaya juga dengan tim ini. Kita punya banyak pemain yang hebat, pelatih hebat, jadi chemistry juga cukup, cukup bagus," katanya.

Klok sendiri hanya bermain di babak pertama pada laga tersebut. Sementara itu, sorotan utama pertandingan jatuh kepada Mitchell Baker yang tampil impresif di laga debutnya bersama Timnas Indonesia.

Debut Manis Mitchell Baker dengan Hat-trick

Baker mencatatkan namanya sebagai bintang lapangan dengan mencetak tiga gol pada menit ke-6, ke-15, dan ke-56. Dua gol tambahan Indonesia disumbangkan oleh Sandy Walsh pada menit ke-24 dan Jens Raven pada menit ke-87.

Klok menilai kehadiran Baker memberi suntikan kekuatan baru di lini serang. Ia menyebut striker berusia 19 tahun dengan tinggi 197 sentimeter tersebut punya potensi besar untuk menjadi andalan mesin gol tim di masa depan.

"Semua tim di dunia ingin punya striker yang bisa cetak banyak (gol) dan saya sangat, sangat senang buat Mitch hari ini. Tiga gol pertama, hat-trick pertama, dan ini baru pertandingan pertama," ujar pemain Persib itu.

Target Tak Berubah Jelang Laga Lawan Timor Leste

Kemenangan atas Kamboja membuat Indonesia mengumpulkan tiga poin dari laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Langkah berikutnya, Garuda akan menghadapi Timor Leste pada laga kedua yang berlangsung di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026).

Klok menegaskan bahwa fokus tim saat ini adalah pemulihan fisik sekaligus persiapan matang untuk laga selanjutnya. Ia menyebut target yang dibawa tetap sama seperti saat melawan Kamboja.

"Kita pemulihan, fokus ke Timor Leste, laga demi laga. Jadi, targetnya sama lagi seperti hari ini," kata Klok.

Klasemen Sementara Grup A

Hingga artikel ini ditulis, Indonesia menempati posisi ketiga klasemen Grup A Piala AFF 2026. Skuad asuhan John Herdman berada di bawah Singapura yang telah mengumpulkan enam poin, serta Vietnam yang sama-sama mengoleksi tiga poin namun memiliki keunggulan selisih gol.

Persaingan di Grup A masih terbuka lebar. Laga melawan Timor Leste menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus menjaga momentum positif yang sudah dibangun sejak laga pembuka.